AMERICAN COLLEGES/UNIVERSITIES |
|
| |
| |
SISTEM PENDIDIKAN
DI AMERIKA SERIKAT |
| |
 |
Memahami Sistem Pendidikan di AS
Pendidikan di AS menawarkan banyak sekali
pilihan bidang studi untuk mahasiswa. Bagi mahasiswa
dari luar AS, bahkan untuk mahasiswa AS pun, banyaknya
institusi, program, dan lokasi sekolah akan
dapat menimbulkan kebingungan dalam memilih. Untuk memudahkan
pemilihan, mahasiswa harus mempelajari dengan sungguh-sungguh
program-program dan lokasi yang akan dipilih. Dalam melakukan pemilihan tersebut, kita harus
memahami sistem pendidikan di AS.
Kita mulai dengan struktur pendidikan
di AS.
Orang
Amerika menempuh 12 tahun pendidikan di primary dan
secondary school. Dengan ijasah dari secondary
school (high school), mereka dapat melanjutkan studinya
ke college, university, vocational (job training) school,
secretarial school, dan professional school lainnya.
Primary dan Secondary School:
Anak-anak di AS masuk sekolah (primary school) pada
umur sekitar 6 tahun. Mereka belajar di sana selama 5 atau 6 tahun. Kemudian
mereka melanjutkan ke sekolah lanjutan (secondary school)
yang terdiri dari 3 tahun di "middle school"
atau "junior high school" dan 3 atau 4 tahun
di "senior high school" (lebih sering disebut
"high school" saja). Orang AS menyebut kelas/tingkat
dalam 12 tahun pertama sekolah ini dengan istilah "grade".
Higher Education: Sesudah menyelesaikan high
school (twelfth grade), mereka dapat melanjutkan studinya
ke college atau university. Pendidikan
di college atau university ini dikenal sebagai pendidikan
tinggi ("higher education"). Kita
harus tahu jenjang pendidikan di negara kita yang setingkat
dengan twelfth grade di AS. Kita juga harus memastikan
apakah perlu menempuh 1-2 tahun persiapan sebelum dapat
mendaftar ke sekolah di AS. Di beberapa negara, pemerintah
dan swasta kadang-kadang tidak mengakui gelar yang kita
dapat di AS jika kita masuk ke salah satu college sebelum
lulus SLTA.
Pendidikan di college atau university
yang memberikan gelar Bachelor dikenal sebagai pendidikan
"undergraduate". Pendidikan lanjutannya
disebut pendidikan "graduate" atau "post-graduate".
Pendidikan lanjutan atau pendidikan graduate meliputi
hukum, medical, MBA, dan Ph.D. (doktor).
Di mana kita menempuh pendidikan tinggi di AS
State College atau State University: State
school atau sekolah negeri didukung atau diselenggarakan
oleh pemerintah (negara bagian atau pemerintah daerah).
Ke 50 negara bagian di AS masing-masing memiliki paling
tidak satu universitas negeri dan kemungkinan beberapa
college negeri. Beberapa sekolah negeri tersebut menggunakan
kata "State" sebagai bagian dari namanya.
Private College atau
Private University: College atau University
ini diselenggarakan oleh swasta, bukan oleh pemerintah.
Biaya kuliah di sana
biasanya lebih tinggi dibanding sekolah negeri. Sekolah-sekolah
ini juga kebanyakan lebih kecil dibanding sekolah negeri.
Two-Year College: Two-year
college menerima mahasiswa lulusan high school dan memberikan
Associate Degree. Lembaga
pendidikan tinggi ini ada yang diselenggarakan oleh pemerintah,
ada juga yang oleh swasta. Kita harus memastikan
apakah gelar yang diberikan oleh lembaga ini diakui oleh
pemerintah atau swasta di negara kita. Lulusan two-year
college atau junior college ini biasanya melanjutkan ke
college atau university untuk mendapatkan gelar Bachelor
dengan menempuh dua tahun atau lebih pendidikan lanjutan.
Community College: Ini adalah pendidikan di college
selama dua tahun yang diselenggarakan oleh pemerintah
atau masyarakat. Community college melayani komunitas
lokal, biasanya suatu kota
atau wilayah. Banyak dari mahasiswanya yang tinggal di
rumah, atau para pekerja yang mengambil kelas sore.
Seringkali community college
ini menerima juga mahasiswa asing. Banyak dari sekolah
ini yang menawarkan layanan khusus kepada para mahasiswa
tersebut seperti tutorial gratis. Banyak juga yang menawarkan
program bahasa Inggris (ESL - English as a Second Language)
secara intensif. Mahasiswa setiap kelasnya biasanya
sedikit dan tidak begitu kompetitif dibanding universitas
negeri yang besar.
Banyak comunnity college
yang menawarkan program transfer. Mahasiswa yang sudah
menyelesaikan program ini dapat mentransfer kreditnya
ke college atau university untuk melanjutkan ke pendidikan
undergraduate. Program transfer ini bisa banyak membantu mahasiswa asing.
Dua tahun di community college memberi kesempatan kepada mereka untuk
memperbaiki kemampuan bahasa Inggrisnya sementara mereka
menyesuaikan diri dengan sistem pendidikan dan pola
hidup di AS.
Selain program transfer,
community college menawarkan berbagai pilihan vocational
(job-training) program. Program-program ini menyiapkan
mahasiswa ke berbagai peluang karir, mulai dari administrasi
bisnis dan pemrogram komputer, sampai ke perawat, fashion
design dan manajemen hotel/restoran. Mahasiswa yang
menyelesaikan program ini akan
memperoleh gelar atau sertifikat.
Beberapa community college
menyediakan perumahan dan layanan konsultasi yang mungkin
dibutuhkan oleh mahasiswa asing.
Sekali lagi, pastikan bahwa
gelar dari community college ini dapat digunakan untuk
mencari pekerjaan di tanah air. Sebagian besar negara,
tetapi tidak semua, mengakui gelar ini.
Professional School: Professional school mendidik
mahasiswanya dalam bidang-bidang seperti seni, musik,
rekayasa, bisnis, dan profesi-profesi lainnya. Beberapa
di antaranya merupakan bagian dari universitas, sebagian
lagi merupakan sekolah tersendiri. Beberapa professional
school menawarkan gelar graduate.
Institute of Technology:
Ini adalah sekolah yang membutuhkan paling tidak empat
tahun masa belajar di bidang sain dan teknologi. Beberapa
di antaranya memiliki program graduate. Yang lainnya serupa
dengan community dan junior college serta menawarkan program-program
yang lebih pendek di bidang yang lebih mudah.
Technical Institute: Di technical institute diajarkan
bidang-bidang seperti teknologi medis atau teknik industri.
Walaupun pendidikan ini dapat memberi bekal untuk karir
yang kita inginkan, gelar yang kita dapat di sini tidak
selalu ekuivalen dengan gelar dari college atau university. Beberapa college dan university tidak
mengakui kredit dari lembaga ini dalam program transfer.
Jika kita bermaksud mengikuti pendidikan di salah satu
technical institute ini, periksa lebih dulu apakah pemerintah
kita, college, atau university di AS mengakui gelar yang
diberikan.
Church-related School: Banyak college dan university
di AS yang didirikan oleh lembaga-lembaga keagamaan. Walaupun
demikian hubungan antara sekolah dan organisasi pendirinya
bisa sangat fleksibel. Kadang-kadang sekolah ini lebih
menyukai mahasiswa yang datang dari latar belakang yang
sama dengan pendirinya. Tetapi hampir semua sekolah menerima
mahasiswa dari agama dan kepercayaan apapun.
Pendidikan Undergraduate (College)
Bidang studi: Mahasiswa di AS biasanya mempelajari
bermacam-macam bidang studi di college. Mereka tidak mengkhususkan diri pada satu bidang
studi tertentu sampai mereka menempuh pendidikan graduate.
Dua tahun pertama di college disebut tahun "freshman"
dan "sophomore". Mahasiswa tahun pertama disebut
"freshmen" dan mereka menjadi "sophomores"
di tahun kedua. Beberapa sekolah mengharuskan mahasiswa
tahun pertama dan keduanya untuk mengambil mata kuliah
dari beberapa bidang: literatur, sain, pengetahuan sosial,
seni, sejarah, dan sebagainya. Freshmen dan sophomores
ini disebut "underclassmen."
"Junior" dan "senior,"
atau tahun ketiga dan keempat, adalah "upper classes."
Mahasiswa tahun ketiga dan keempat
ini disebut "junior" dan "senior"-"upperclassmen."
Ketika mahasiswa memasuki tahun ketiga (junior year), mereka harus
memilih program studi utama (major field of study).
Mereka diwajibkan mengambil sejumlah
mata kuliah di bidang/departemen ini. Di beberapa sekolah, mahasiswa juga mengambil "minor field."
Biasanya ada juga kesempatan untuk mengambil mata kuliah-mata
kuliah pilihan di bidang lain.
Setiap mahasiswa akan mendapat seorang pembimbing (faculty advisor) yang mengajar
mata kuliah bidang tersebut. Pembimbing
ini membantu mahasiswa dalam memilih dan merencanakan
program studinya.
Mahasiswa asing juga akan didampingi oleh "International Student Advisor."
Mereka membantu mahasiswa asing menyesuaikan diri dengan
kehidupan di AS, membantu mengurus visa dan masalah-masalah
administratif lain, serta mengorganisasikan kegiatan-kegiatan untuk mahasiswa
asing.
Proses belajar mengajar: Perkuliahan dilakukan
mulai dari kelas besar dengan ratusan mahasiswa sampai
ke kelas kecil dan "seminar" (kelas diskusi)
dengan hanya sedikit mahasiswa. Mahasiswa
yang mendaftar untuk suatu mata kuliah seringkali dibagi
dalam kelompok-kelompok yang lebih kecil atau "sections."
Masing-masing kelompok mengadakan pertemuan secara terpisah
untuk mendiskusikan topik mata kuliah yang bersangkutan
atau materi-materi lain.
Dosen biasanya memberikan bahan bacaan dari textbook
atau sumber lain setiap minggu.
Mereka juga meminta beberapa laporan tertulis setiap semester (term).
Kita diharapkan untuk menguasai bahan
bacaan tersebut agar dapat mengikuti diskusi dan memahami
perkuliahan. Mahasiswa sains juga diharuskan melewatkan waktunya di laboratorium.
Tahun akademik: Kalender akademis biasanya dimulai
bulan Agustus atau September dan berlangsung hingga
bulan Mei atau Juni. Mahasiswa asing sebaiknya masuk ke universitas di AS pada musim gugur.
Sebagian besar mahasiswa baru mulai
masuk pada saat tersebut, jadi mereka dapat melakukan
penyesuaian bersama-sama. Selain itu, banyak mata kuliah yang harus diambil secara berurutan
mulai musim gugur dan berlanjut sepanjang tahun.
Tahun akademik di banyak sekolah terdiri dari dua "term"
(semester). Beberapa menggunakan "three-term calendar"
yang dikenal sebagai sistem "trisemester."
Yang lainnya lagi membagi tahun akademik
menjadi empat kwartal, termasuk kuliah musim panas yang
sifatnya tidak wajib.
Kredit: Setiap mata kuliah diberi bobot kredit.
Angka kredit ini kurang lebih sama
dengan jumlah jam yang digunakan oleh mahasiswa untuk
mengikuti mata kuliah tertentu setiap minggunya. Tiap
mata kuliah umumnya memiliki bobot 3-5 kredit.
Total kredit yang harus diambil di sebagian besar sekolah
adalah 12 atau 15 kredit (empat atau lima mata kuliah
per semester). Mahasiswa asing diharapkan mengambil semua mata kuliah setiap semesternya.
Transfer: Jika seorang mahasiswa pindah ke universitas
lain sebelum menyelesaikan
pendidikannya, biasanya sebagian besar kredit yang didapat
di sekolah sebelumnya dapat digunakan untuk meneruskan
pendidikannya di universitas yang baru. Ini berarti
seorang mahasiswa dapat pindah dan melakukan transfer
kredit ke universitas lain dan masih mungkin lulus dalam waktu yang tidak terlalu
lama.
Penilaian: Dosen memberikan nilai kepada mahasiswa
untuk setiap mata kuliah yang diambilnya. Penilaian
ini didasarkan pada:
Partisipasi di kelas. Diskusi, pertanyaan, pembicaraan
dalam diskusi, terutama dalam kelas-kelas seminar. Ini
seringkali menjadi faktor yang sangat penting dalam penentuan
nilai mahasiswa.
Ujian tengah semester. Biasanya diadakan selama masa perkuliahan. Satu atau beberapa makalah
atau karya tulis, atau laporan laboratorium.
Tugas-tugas atau kuis. Kadang-kadang dosen mengadakan
kuis mendadak yang tidak diumumkan sebelumnya. Ini tidak
terlalu besar pengaruhnya terhadap nilai akhir, tetapi
dimaksudkan agar mahasiswa selalu siap dan menaruh perhatian.
Ujian akhir. Dilaksanakan beberapa waktu sesudah masa
perkuliahan selesai.
Advanced placement: Beberapa college dan university
memberikan bonus kredit kepada mahasiswanya untuk beberapa
hal yang mereka kerjakan selama di high school. Beberapa
sekolah juga memberikan dispensasi khusus kepada mereka
yang terbukti memiliki kemampuan setara dengan kemampuan
mahasiswa college pada bidang-bidang tertentu.
Ini berarti mahasiswa yang baru saja masuk ke college
(freshman) dapat mengambil mata kuliah yang seharusnya
diperuntukkan bagi mahasiswa tahun kedua (sophomore).
Pihak sekolah mungkin saja minta mahasiswa tersebut
mengikuti tes khusus untuk membuktikan bahwa mahasiswa
tadi dapat mengerjakan soal-soal bagi mahasiswa tahun
kedua, atau mereka mengadakan tes lagi untuk mahasiswa
yang meraih nilai sangat tinggi pada ujian masuk college. Calon-calon mahasiswa yang berprestasi tinggi
di SLTA seringkali mendapat kesempatan ini.
Pendidikan Postgraduate (Graduate)
Untuk mendapatkan pekerjaan yang baik, lulusan college
dengan gelar Bachelor biasanya mempertimbangkan untuk
melanjutkan studinya ke tingkat graduate.
Tingkat Master: Banyak perusahaan yang mensyaratkan gelar Master untuk
mengisi lowongan pada posisi tertentu. Gelar ini biasanya
dibutuhkan pada bidang-bidang library science, engineering,
atau social work. Pendidikan M.B.A., atau Master of
Business Administration, adalah program yang sangat
populer dan biasanya harus ditempuh selama dua tahun.
Beberapa program Master, seperti jurnalistik, hanya
memerlukan waktu satu tahun.
Pada program-program master akademik, mahasiswa mempelajari
bidang-bidang seperti sejarah atau filsafat. Gelar ini biasanya merupakan persiapan untuk melanjutkan ke
tingkat doktoral.
Sebagian besar waktu pada program master ini dihabiskan
untuk perkuliahan. Peserta program ini biasanya harus
membuat laporan riset yang disebut thesis, tetapi beberapa
program master membutuhkan dilakukannya banyak studi
dan penelitian pribadi.
Tingkat Doctoral (Ph.D.): Banyak sekolah yang
menganggap program Master sebagai langkah awal untuk
mencapai gelar Ph.D. (Doktor). Tetapi di sekolah-sekolah
lain, mahasiswa bisa langsung
mengikuti program doktoral tanpa harus mendapat gelar
Master terlebih dulu.
Jika kita mampu dan yakin akan dapat menyelesaikan tingkat doktoral ini, mungkin kita
akan lebih memilih yang kedua karena kita dapat langsung
mengikuti program ini. Akan tetapi kita harus ingat,
jika kita tidak dapat menyelesaikan pendidikan ini,
kita tidak akan memperoleh gelar apa pun.
Oleh karena itu, jika kita tidak yakin akan dapat menyelesaikan
program doktoral ini, lebih baik kita mengambil program
master. Sesudah mendapat gelar Master, baru kita melanjutkan
ke tingkat doktoral.
Mahasiswa yang mengikuti program
doktoral ini disebut kandidat doktor. Mereka
akan mengikuti beberapa perkuliahan,
tetapi kegiatan utama dan paling penting sehingga menghasilkan
gelar Ph.D. adalah melakukan penelitian yang orisinil.
Dibutuhkan sekitar tiga tahun atau lebih untuk mendapat
gelar Ph.D. Bagi mahasiswa asing, waktu yang dibutuhkan
bisa mencapai lima atau enam tahun.
Selama dua tahun pertama, kandidat doktor ini mengambil
beberapa mata kuliah dan seminar. Kemudian paling tidak
satu tahun berikutnya, mereka mengadakan penelitian
dan menulis thesis atau disertasi. Karya tulis ini harus
berisi pandangan-pandangan, rancangan-rancangan, atau
penelitian yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
Disertasi doktor adalah suatu pembahasan disertai kesimpulan
tentang suatu permasalahan. Sebagian besar universitas
yang menyelenggarakan program doktor mensyaratkan mahasiswanya
memiliki kemampuan membaca dalam dua bahasa asing, menyediakan
waktu untuk mengikuti kuliah-kuliah terjadwal, lulus
dalam ujian seleksi program doktoral, dan lulus dalam
ujian lisan dengan topik sesuai dengan disertasinya.
Biaya Pendidikan
Sangat sulit mengukur nilai pendidikan
dengan uang. Pendidikan adalah investasi yang akan memberikan
hasil sepanjang hidup kita. Biaya yang dibutuhkan untuk
bersekolah di AS paling tidak beberapa ribu dolar dan
bisa mencapai lebih dari US $20.000 setahun di banyak
college dan universitas. Perkiraan biaya yang diberikan
di sini mungkin terlalu rendah. Kita harus ingat, mahasiswa
asing dilarang bekerja selama tahun pertama kuliahnya
di AS, dan suami/istrinya sama sekali tidak boleh bekerja.
Kita tidak bisa berharap dapat mencukupi kebutuhan kita
sendiri dengan bekerja selama kuliah.
Untuk mendapatkan visa sekolah ke AS, kita harus dapat
menunjukkan bahwa kita mempunyai cukup uang untuk biaya
selama kita berada di negara tersebut.
Biaya Pendidikan di Amerika Serikat
Biaya kuliah: College atau universitas swasta biasanya
lebih mahal dibandingkan sekolah-sekolah negeri. Sebagian
besar sekolah negeri mengenakan biaya yang lebih mahal
untuk mahasiswa "non-resident" yang belum sampai
satu tahun tinggal di sana. Mahasiswa dari luar AS masuk
ke dalam kategori ini.
Kita juga harus membayar biaya-biaya lain. Sebagai contoh,
sebagian besar sekolah memungut biaya kegiatan kemahasiswaan
untuk organisasi kemahasiswaan dan olah raga. Kita mungkin
juga harus membayar lebih untuk penggunaan laboratorium
tertentu, studio seni, atau fasilitas atletik.
Buku dan Alat Tulis: Mahasiswa harus membeli
textbook, buku catatan, alat tulis, dan peralatan kuliah
lainnya. Ini membutuhkan beberapa ratus dolar per tahun,
walaupun kita dapat menghemat dengan membeli buku-buku
bekas.
Fasilitas komputer mungkin tersedia bagi mahasiswa, mungkin
juga tidak. Hal ini harus ditanyakan pada waktu kita memilih
sekolah. Di beberapa universitas, setiap mahasiswa diharuskan
membeli komputer PC. Biasanya untuk mereka diberikan harga
khusus.
Biaya akomodasi: Biaya untuk tempat tinggal dan
makan adalah biaya selanjutnya yang harus kita perhitungkan.
Biaya ini biasanya lebih mahal untuk sekolah-sekolah di
perkotaan dibandingkan dengan sekolah-sekolah di pinggir
kota. Di sebagian besar sekolah, biaya tempat tinggal
ini belum termasuk ke dalam biaya kuliah, dan beberapa
sekolah meminta pembayaran di muka untuk makanan.
Paling tidak selama setahun pertama di AS, mahasiswa asing
biasanya tinggal di asrama, seringkali bersama satu atau
lebih teman sekamar. Tetapi di beberapa college, universitas,
dan lembaga pendidikan bahasa Inggris, terutama di kota-kota
besar, mahasiswa seringkali dapat menghemat dengan tinggal
di apartemen di luar kampus. Jika kita merencanakan tinggal
di apartemen, kita harus punya cukup uang untuk membayar
sewa paling tidak satu bulan di muka ditambah deposit
minimal sebesar satu bulan sewa.
Kebutuhan pribadi: Ini adalah kebutuhan-kebutuhan
untuk sabun, pasta gigi, cuci, obat-obatan, perangko,
surat kabar, transportasi, rekreasi, dan hiburan.
Beberapa sekolah menyediakan layanan laundry dan
dry cleaning yang diantarkan ke asrama. Biasanya kita juga dapat menggunakan fasilitas mesin cuci otomat
(dioperasikan dengan coin) di asrama atau di dekat kampus.
Pembayaran: Mahasiswa membayar biaya kuliah,
dan biasanya beserta biaya akomodasi dan biaya-biaya lain,
sekaligus. Pembayaran ini biasanya dilakukan pada awal
semester. Kita harus menyediakan uang sejumlah ini dalam
bentuk cek untuk melakukan pembayaran secara aman. Jangan
membawa uang kontan dalam jumlah besar.
Asuransi Kesehatan
Banyak sekolah yang mengharuskan mahasiswa asing memiliki
asuransi kesehatan pada waktu mendaftar. Asuransi ini
melindungi mahasiswa terhadap mahalnya biaya pengobatan
di AS.
Sebagai tambahan, dengan biaya tahunan yang rendah,
sebagian besar college dan universitas menyediakan pemeriksaan
kesehatan dan perawatan untuk luka atau sakit ringan
secara cuma-cuma. Akan tetapi, mengingat sangat mahalnya
biaya pengobatan di AS, lebih bijaksana jika kita memiliki
asuransi kesehatan dan kecelakaan, walaupun sekolah
tidak mensyaratkannya.
Ada kemungkinan sekolah yang kita pilih menawarkan
paket asuransi kesehatan lengkap yang ditujukan bagi
mahasiswa asing yang keluarganya tidak dilindungi oleh
asuransi kesehatan AS. Paket lengkap ini, yang minimal
biayanya US $500, mencakup biaya kunjungan ke dokter,
obat-obatan, perawatan di rumah sakit, operasi, ambulans,
sinar X, dan tes-tes laboratorium. Biaya untuk satu
keluarga minimal US $200 per bulan.
Paket ini tidak mencakup perawatan gigi atau mata dan
pembelian kacamata. Kita harus sudah memilikinya sebelum
berangkat ke AS.
Bantuan keuangan
Lebih dari 60% mahasiswa asing di AS membayar sendiri
biaya pendidikannya. Diperkirakan 15% lagi dibiayai
oleh pemerintahnya.
Sedikit sekali sekolah di AS menawarkan bantuan biaya
pendidikan yang dikhususkan bagi mahasiswa asing. Oleh
karena itu kita tidak boleh merencanakan membiayai kuliah
dengan beasiswa atau pinjaman dari AS. Bahkan jika kita
memang menerima bantuan tersebut, kita mungkin tetap
harus menyediakan sebagian biaya kuliah, biaya hidup
atau keduanya.
Jika kita memerlukan bantuan biaya pendidikan ke AS,
pertama-tama kita harus mengusahakannya dari negara
kita sendiri. Mungkin dari pemerintah, perusahaan, atau
organisasi keagamaan.
Bila usaha ini tidak membuahkan hasil, kita bisa mencoba
menyurati sekolah yang ingin kita masuki dan meminta
formulir untuk bantuan keuangan. Akan tetapi, hampir
tidak mungkin kita akan memperoleh beasiswa, terutama
jika kita mengambil program undergraduate.
Bekerja sambil kuliah
Badan pemerintah AS, Immigration and Naturalization
Service (INS), membuat peraturan tentang mahasiswa asing
yang bekerja. Peraturan yang berlaku saat ini, mereka
yang bersekolah di AS dengan visa mahasiswa (F-1) diijinkan
bekerja maksimal 20 jam seminggu di kampusnya, dengan
ijin sekolah, tanpa pemberitahuan lebih dulu ke INS.
Walaupun kita dapat bekerja paruh waktu di kampus atau
di sekitarnya, uang yang kita dapatkan kemungkinan tidak
akan cukup untuk biaya hidup
kita.
Biaya perkiraan rata-rata
(September-Mei, 2000-2001) College dan Universitas
di AS
SEKOLAH SWASTA
Jenis Biaya |
Tinggi |
Rendah |
|
Biaya Kuliah dan Biaya Akademis |
$19,000 |
$12,000 |
|
Tempat Tinggal dan Makan |
$5,500 |
$4,000 |
|
Buku dan Perlengkapan Kuliah |
$1,000 |
$1,000 |
|
Kebutuhan Pribadi |
$6,000 |
$4,000 |
|
TOTAL |
$31,500 |
$21,000 |
SEKOLAH NEGERI (non-resident)
Jenis Biaya |
Tinggi |
Rendah |
|
Biaya Kuliah dan Biaya Akademis |
$13,000 |
$6,000 |
|
Tempat Tinggal dan Makan |
$4,500 |
$3,000 |
|
Buku dan Perlengkapan Kuliah |
$1,000 |
$1,000 |
|
Kebutuhan Pribadi |
$5,000 |
$3,000 |
|
TOTAL |
$23,500 |
$13,000 |
|